Rabu, 12 Juni 2013

Perihal Jatuh Cinta



Kita sebagai manusia adalah makhluk yang aneh. Ketika memulai sesuatu, kadang kita ingin menghentikannya. Namun, ketika hal tersebut berakhir, kita ingin mengulangnya.

Salah satu contohnya adalah ketika jatuh cinta. Ketika kita merasa cinta kita tak akan terbalas, bertepuk sebelah tangan, atau mungkin hanya sebuah kayalan, kita memaksakan diri untuk menghentikan debar-debar di dada itu tanpa mencoba membuktikan sebelumnya. Namun, ketika debar itu hilang, kita malah merindukannya.

Jatuh cinta itu seperti jam pasir. Kita balikkan, lalu pasir mulai berjatuhan ke bagian bawah yang kosong. Jika sudah habis, tinggal tunggu saja waktunya membalikkannya lagi, berulang-ulang. Hingga suatu saat, kita akan menemukan suatu keadaan di mana pasir itu tak akan berpindah tempat. Ya, ketika kita posisikan jam pasir itu berbaring.

-

mengigau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar